ISTILAH PESERTA DIDIK?

Mengembalikan istilah Peserta Didik menjadi Anak didik
Peserta didik istilah yang belum lama menjadi tren di setiap tingkatan pendidikan, dari pendidikan yang paling rendah sampai pendidikan yang tinggi, secara kasat mata memang tidak begitu berarati bagai peribahasa “ apalah arti sebuah nama “, namun jika kita mau mempelajari lebih dalam kita akan menemukan beberapa pemahaman yang berkaitan dengan istilah Peserta didik, dimana itu mengabitkan terjadinya sekat atau batasan antara guru dan peserta didik, apa bila kita maua sedikit meriview, pungsi dan tugas guru adalah mendidik dan mengajar, karena jelas dua kata ini berbeda arti, mengajar dan mendidik, setiap orang mungkinsaja bisa mengajar namun belum tentu setiap orang bisa mendidik, dan semakin hari terbukti dimana guru saat ini lebih banyak mengajar tapi belum mendidik, itu adalah fakta dan sulit untuk dibantahkan, mendidik adalah suatu porses pembelajaran yang menyeluruh bukan hanya menstransfer ilmu pelajaran saja, dan ini semakin hari kurang dipahami oleh rekan rekan guru, khusunya guru guru muda. Mendidik adalah tanggung jawab yang berat, karena membentuk kulaitas siswa secara menyeleruh..dan penerapan istilah peserta didik semakin membuat sekat batasan antara guru dan siswa , seharusnya memang lebih tepat kita kembalikan istilah itu menjadi anak didik, anak yang harus kita didik untuk menemukan jati diri nya, dan membuka jalan menuju masa depan cemerlang.
Dan mari bersama kita perbaiki sistem dan kinerja para pendidik agar pendidikan di Indonesia menjadi pendidikan yang berkulaitas dai tengah keterbatasan sarana dan prasarana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: