Ucapan Perpisahan

Ucapan Perpisahan

Berawal dari segenggam mimpi yang terpatri dalam nurani hati, kedua orang tua yang ingin melihat kami tumbuh sebagai bunga bunga bangsa yang harum dan indah, yang dapat berguna bagi bagi terjalnya kehidupan, kedua orang tua kami menghantarkan kami ke sekolah ini. Dimana sekolah ini merupakan rumah kedua kami, disini kami memulai langkah untuk meraihh sejuta angan yang tergantung di pelataran langit, di sekolah ini kami menganggap sebagai rumah kedua kami karena disini kami di tempa, di bekali berbagai macam pengetahuan yang tak terhingga, seiring waktu yang berputar dan terus berputar tanpa terasa enam tahun sudah kami lewati, hari hari yang penuh canda tawa, yang dulu kami bukanlah apa apa, yang kami tidak tahu dan tidak bisa apa apa, kini kami mulai memahami apa yang diberikan oleh para guru disini, bapak dan ibu guru disini adalah matahari bagi kami setiap ucapanya adalah makna yang tersirat didalamnya, kami menyadari kekurangan kami, prestasi yang kami berikan jelas jauh dari harapan yang paling tinggi, namun kami berusaha untuk memberikan yang terbaik diantara yang terbaik, disini di gedung sekolah ini sejuta catatan tertuang pada dinding nurani yang kami kunci agar catatan catatan itu tetap abadi, bapak dan ibu guru yang kami cintai, jelas tidak ada penghargaan yang bisa kami berikan kepadamu, kami hanya bisa berdoa kepada allah sang maha kuasa agar bapak dan ibu guru diberikan yang terbaik dan dapat terus berkarya untuk membuka jalan bagi kami dalam mengarungi terjalnya dinding kehidupan, disini kami bicara, kadang kami saling marah, kadang kala kita tertawa bahkan kadang kala disini pula kami menangis, namun kami berfikir itu semua adalah warna yang indah yang membuat kami merasa berarti, perjalanan hidup kami jelas masih jauh, enam tahun yang terlewati belumlah apa apa masih banyak tantangan yang jauh lebih berat yang harus kami hadapi, namun kami tak bisa begitu saja melupakan jasa jasa Ibu bapak guru disini, entahlah apa yang harus kami berikan untuk membalasnya , hingga detik dimana kami berdiri saat ini, ini semua jelas merupakan wujud nyata akan kasih sayang ibu bapak guru yang tak pernah henti membimbing kami dsalam segala kondisi, kesabaran dan keihlasan menerima dan memberi, yang ibu bapak ibu guru miliki menuntun kami untuk terus berjuang dan berlari mewujudkan segenggam mimpi, ibu bapak guru yang tercinta kami meminta pintu maaf yang sebesar besarnya, karena kami menyadari, banyak ucapan dan perilaku kami yang banyak menyakiti bapak ibu guru sekalian, hari ini kami disini ingin mengatakan kepada bapak dan ibu guru, betapa jasa jasa kalian sangatlah besar dan tidak sebanding dengan apa yang kami berikan, orang tua tercinta terima kasih karena kalian tanpa henti untuk selalu memberikan kami yang terbaik, walau kami belum bisa memberikan kebanggan yang nyata, sahabat terima kasih mungkin kebersamaan kita sejenak tertunda karena kita sama sama memikul tugas yang berat yaitu mewujudkan segenggam mimpi menjadi kenyataan yang indah, dan tak lupa kepada adik kelas yang akan melanjutkan perjuangan kami disini, kami berharap kalian bisa jauh lebih baik lagi dan bisa mewujudkan cita cita guru disini yang ingin menjadikan sekolah ini lebih baik lagi.
Untaian kata kata yang tertuang dalam lembaran kertas ini merupakan ilustrasi kesedihan kami, untaian kata ini pula yang mewakili kami untuk berterima kasih kepada bapak ibu guru sekalian, semoga saat kami melangkah turun dari panggung ini, doa yang tulus dan suci tetap bapak ibu guru berikan kepada kami, agar kami bisa terus berlari dalam meraih mimpi….kami bukan lascar pelangi apa lagi pemimpi, kami hanya anak anak yang memiliki harapan untuk terus berkarya untuk bangsa dan Negara ini, semoga jejak jejak kami disini akan terus terpatri dan semoga kami bisa memberikan yang terbaik untuk bapak dan ibu guru sekalian, sekali lagi maaf atas semua kesalahan kami terhadap bapak atau Ibuguru disini…………..
Bilahitaufik walhidayah wasalam mualaikum wr.wb

Penulis : Arie Frasetya Afrizal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: